kirmizi
/kir.mi.zi/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiawarnaadjektivaklasikNetral
Ringkasan Makna
Warna merah tua menyala seperti warna darah atau buah delima.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'kirmizi' adalah bentuk adjektiva yang merujuk pada warna merah tua, merah cerah, atau merah kirmizi yang sering digunakan dalam sastra lama, puisi, atau teks sejarah. Istilah ini berakar dari bahan pewarna tradisional yang terbuat dari serangga tertentu (seperti Kermes). Dalam penggunaan modern, kata ini jarang dipakai dalam percakapan sehari-hari dan lebih sering ditemukan dalam karya sastra untuk memberikan kesan estetik atau klasik.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โJubah raja itu berwarna kirmizi yang sangat megah.โ
โJubah raja itu berwarna kirmizi yang sangat megah.
โLangit sore berubah menjadi jingga dan kirmizi menjelang malam.โ
โLangit sore berubah menjadi jingga dan kirmizi menjelang malam.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata ini diserap ke dalam bahasa Indonesia dari bahasa Arab (qirmizฤซ), yang pada akhirnya berasal dari bahasa Persia (qirmiz) yang merujuk pada zat pewarna merah terang dari serangga.