koalisi dominan
/ko.a.li.si do.mi.nan/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaPolitikSosiologiIlmu PemerintahanNetral
Ringkasan Makna
Kelompok atau aliansi aktor yang memegang kendali utama atas pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau sistem politik.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Dalam teori organisasi dan ilmu politik, koalisi dominan merujuk pada sekelompok individu atau entitas yang memiliki kekuatan, sumber daya, atau pengaruh paling signifikan untuk menentukan arah kebijakan, strategi, dan tujuan organisasi. Kelompok ini sering kali tidak harus menjadi mayoritas mutlak, namun memiliki kapasitas untuk memaksakan kehendak atau mengarahkan konsensus di dalam struktur kekuasaan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โKoalisi dominan dalam partai tersebut berhasil mengamankan posisi ketua umum melalui dukungan suara mayoritas.โ
โThe dominant coalition within the party successfully secured the general chairmanship through majority vote support.
โPerubahan kebijakan perusahaan sering kali dipicu oleh pergeseran kekuatan di dalam koalisi dominan.โ
โCorporate policy changes are often triggered by power shifts within the dominant coalition.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini dipopulerkan dalam teori manajemen organisasi oleh James D. Thompson (1967) untuk menjelaskan bagaimana organisasi berinteraksi dengan lingkungan dan bagaimana kekuasaan didistribusikan secara internal.