komunikasi yang memalsukan
/ko.mu.ni.ka.si jaŋ mə.mal.su.kan/
🇮🇩Bahasa IndonesiaKomunikasiPsikologiSosiologi
Ringkasan Makna
Bentuk penyampaian pesan yang menyembunyikan kebenaran, menipu, atau menampilkan kepalsuan demi mencapai tujuan tertentu.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Komunikasi yang memalsukan merujuk pada segala bentuk tindakan komunikatif—baik verbal maupun nonverbal—yang secara sengaja direkayasa untuk menyesatkan penerima pesan. Ini mencakup kebohongan, manipulasi informasi, pencitraan palsu (fake persona), atau penyembunyian fakta esensial. Konteks penggunaannya sering ditemui dalam kajian ilmu komunikasi, psikologi sosial, maupun interaksi sehari-hari untuk menggambarkan ketidakjujuran atau kepura-puraan dalam hubungan antarmanusia.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Senyuman manis di wajahnya saat memuji kompetitornya ternyata hanyalah bagian dari komunikasi yang memalsukan niat aslinya.”
→Senyuman manis di wajahnya saat memuji kompetitornya ternyata hanyalah bagian dari komunikasi yang memalsukan niat aslinya.
“Kasus penipuan daring sering kali memanfaatkan komunikasi yang memalsukan identitas untuk meyakinkan korban.”
→Kasus penipuan daring sering kali memanfaatkan komunikasi yang memalsukan identitas untuk meyakinkan korban.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah deskriptif dalam ilmu komunikasi dan psikologi yang berkembang seiring dengan studi mengenai perilaku bohong (deception) dan retorika persuasif yang tidak etis dalam masyarakat.