kondisi kesehatan yang stabil
/kon.di.si ke.se.ha.tan jaล sta.bil/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaMedisKesehatanFormal
Ringkasan Makna
Suatu keadaan medis di mana tanda-tanda vital pasien berada dalam batas normal dan tidak menunjukkan tanda-tanda perburukan yang mendadak.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Dalam konteks medis, 'kondisi kesehatan yang stabil' merujuk pada situasi di mana pasien tidak lagi mengalami perubahan drastis atau ancaman langsung terhadap nyawanya. Hal ini ditandai dengan parameter fisiologis seperti detak jantung, tekanan darah, suhu tubuh, dan laju pernapasan yang berada dalam rentang yang dapat diterima atau tidak berubah secara signifikan dalam periode waktu tertentu. Istilah ini sering digunakan oleh tenaga medis untuk menginformasikan keluarga pasien bahwa kondisi pasien saat ini terkendali dan tidak dalam fase kritis.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โSetelah menjalani operasi selama tiga jam, kondisi kesehatan pasien kini dinyatakan stabil.โ
โAfter undergoing surgery for three hours, the patient's health condition is now declared stable.
โDokter memindahkan pasien dari ruang ICU ke ruang rawat inap karena kondisi kesehatannya sudah stabil.โ
โThe doctor moved the patient from the ICU to the general ward because their health condition has stabilized.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini merupakan terminologi standar dalam dunia kedokteran di Indonesia yang diserap dari bahasa Inggris 'stable condition'. Penggunaannya sangat lazim dalam komunikasi profesional antara dokter dan pasien atau keluarga pasien untuk memberikan kepastian mengenai status klinis seseorang.