konservasi lingkungan
/kon.sɛr.va.si liŋ.ku.ŋan/
🇮🇩Bahasa IndonesiaLingkungan HidupEkologiBaku
Ringkasan Makna
Upaya pengelolaan sumber daya alam secara bijaksana untuk menjamin kesinambungan ketersediaannya serta memelihara dan meningkatkan kualitas nilai dan keanekaragamannya.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Konservasi lingkungan adalah serangkaian tindakan sistematis yang dilakukan untuk melindungi, melestarikan, dan mengelola ekosistem, flora, fauna, serta sumber daya alam agar tidak mengalami kerusakan atau kepunahan. Istilah ini mencakup perlindungan terhadap habitat alami, pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan, dan pemulihan ekosistem yang telah terdegradasi akibat aktivitas manusia. Konteks penggunaannya sering ditemukan dalam kebijakan pemerintah, studi lingkungan, serta gerakan aktivisme untuk menjaga keseimbangan ekologis bagi generasi mendatang.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Pemerintah daerah berkomitmen untuk memperketat aturan konservasi lingkungan di kawasan hutan lindung.”
→The local government is committed to tightening environmental conservation regulations in protected forest areas.
“Pendidikan mengenai pentingnya konservasi lingkungan harus ditanamkan sejak dini kepada anak-anak.”
→Education regarding the importance of environmental conservation must be instilled in children from an early age.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah 'konservasi' berasal dari bahasa Latin 'conservatio' yang berarti menjaga atau memelihara. Dalam konteks Indonesia, istilah ini menjadi sangat relevan sejak disahkannya UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, yang menjadi landasan hukum utama bagi upaya pelestarian kekayaan hayati di Indonesia.