kontemplatif
/kon.tem.pla.tif/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaAdjektivaFilsafatPsikologiNetral
Ringkasan Makna
Bersifat perenungan atau ditandai oleh pemikiran yang mendalam, tenang, dan penuh kesadaran.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kontemplatif merujuk pada kondisi, sikap, atau tindakan yang melibatkan perenungan mendalam dan pemikiran yang tenang mengenai suatu hal. Dalam konteks filsafat dan spiritualitas, pendekatan kontemplatif mengutamakan pemahaman intuitif, pengamatan batin, dan kesadaran penuh tanpa terburu-buru menghakimi atau bertindak. Istilah ini kerap digunakan untuk mendeskripsikan suasana, karya seni, musik, atau kecenderungan kepribadian yang mengajak seseorang untuk merenungkan makna kehidupan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โSuasana malam yang hening menciptakan ruang kontemplatif bagi penulis untuk menyelesaikan novelnya.โ
โSuasana malam yang hening menciptakan ruang perenungan mendalam bagi penulis untuk menyelesaikan novelnya.
โAlunan musik instrumental tersebut bersifat kontemplatif sehingga cocok untuk kegiatan meditasi.โ
โAlunan musik instrumental tersebut bersifat mengajak merenung sehingga cocok untuk kegiatan meditasi.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata ini diserap dari bahasa Belanda 'contemplatief' atau bahasa Latin 'contemplativus', yang berakar dari kata 'contemplari' (memperhatikan atau mengamati dengan saksama). Istilah ini memiliki sejarah panjang dalam tradisi filsafat Barat dan kebiaraan spiritual untuk menggambarkan kehidupan yang berfokus pada perenungan kebenaran abstrak ketimbang aktivitas praktis semata.