lapuk
/la.pʊk/
🇮🇩Bahasa IndonesiaAdjektivaFisikKondisiNetral
Ringkasan Makna
Rusak atau usang karena sudah tua, basah, atau dimakan usia/hama (seperti kayu, kain, atau kertas).
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'lapuk' mendeskripsikan kondisi suatu material organik—biasanya kayu, bambu, kain, atau kertas—yang telah mengalami pembusukan, peluruhan, atau penurunan kekuatan struktur secara drastis akibat paparan kelembapan, jamur, serangga, atau usia yang sudah sangat tua. Secara kiasan, kata ini juga digunakan untuk menyatakan gagasan, adat, aturan, atau paham yang sudah ketinggalan zaman dan tidak relevan lagi.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Jembatan kayu itu sudah lapuk dan berbahaya untuk dilewati.”
→Jembatan kayu itu sudah lapuk dan berbahaya untuk dilewati.
“Kita harus membuang kebiasaan-kebiasaan lapuk yang menghambat kemajuan.”
→Kita harus membuang kebiasaan-kebiasaan lama yang menghambat kemajuan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata 'lapuk' merupakan kosakata Melayu-Indonesia yang umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat agraris dan maritim, yang sering berurusan dengan material alam seperti kayu dan bambu yang rentan terhadap cuaca tropis.