libertin
/li.bษr.tin/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaFilsafatSosiologiEtikaNetral
Ringkasan Makna
Seseorang yang mengabaikan norma moral, agama, atau batasan sosial, terutama dalam perilaku seksual dan gaya hidup.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Istilah ini merujuk pada individu yang hidup tanpa kendali moral atau konvensi sosial yang berlaku. Secara historis, istilah ini sering dikaitkan dengan gerakan pemikiran bebas (freethinking) pada abad ke-17 dan ke-18 yang menolak otoritas gereja dan moralitas tradisional, namun dalam konteks modern, istilah ini lebih sering digunakan untuk mendeskripsikan seseorang yang hedonistik dan tidak terikat oleh norma kesusilaan dalam kehidupan pribadinya.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โPara kritikus menganggap gaya hidupnya sebagai seorang libertin yang merusak tatanan sosial.โ
โCritics considered his libertine lifestyle as one that corrupted the social order.
โNovel abad ke-18 itu menggambarkan petualangan seorang libertin di kota Paris.โ
โThe 18th-century novel depicts the adventures of a libertine in the city of Paris.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Prancis 'libertin', yang berakar dari bahasa Latin 'libertinus' (orang yang dibebaskan/budak yang merdeka). Istilah ini awalnya digunakan oleh John Calvin untuk menyebut kelompok 'Libertines' di Jenewa yang menentang otoritas keagamaannya.