Machtergreifung
/ˈmaxt.ɛɐ̯ˌɡʁaɪ̯fʊŋ/
🇩🇪Bahasa JermanSejarahPolitikJermanNetral
Ringkasan Makna
Istilah bahasa Jerman yang merujuk pada pengambilalihan kekuasaan oleh Partai Nazi pada tahun 1933.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Machtergreifung secara harfiah berarti 'perebutan kekuasaan'. Istilah ini digunakan untuk mendeskripsikan proses transisi politik di Jerman ketika Adolf Hitler diangkat menjadi Kanselir pada 30 Januari 1933, yang menandai berakhirnya Republik Weimar dan dimulainya era kediktatoran Nazi (Reich Ketiga). Meskipun sering diterjemahkan sebagai 'perebutan', proses ini melibatkan kombinasi manuver politik, tekanan massa, dan legalitas formal.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Die Machtergreifung der Nationalsozialisten veränderte die deutsche Geschichte grundlegend.”
→Pengambilalihan kekuasaan oleh kaum Nasional Sosialis mengubah sejarah Jerman secara mendasar.
“Historiker diskutieren oft über die Umstände, die zur Machtergreifung führten.”
→Para sejarawan sering mendiskusikan keadaan yang mengarah pada pengambilalihan kekuasaan tersebut.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jerman 'Macht' (kekuasaan) dan 'Ergreifung' (tindakan meraih/mengambil). Istilah ini dipopulerkan oleh propaganda Nazi untuk memberikan kesan keberhasilan revolusioner, meskipun banyak sejarawan modern lebih memilih istilah 'Machtübernahme' (pengalihan kekuasaan) untuk menekankan aspek legalitas formal dalam pengangkatan Hitler.