magelaran
/ma.ษกษ.la.ran/
๐ฎ๐ฉBahasa JawaSastra JawaArchaicSeni PertunjukanNetral
Ringkasan Makna
Pertunjukan, pementasan, atau tempat penyelenggaraan pagelaran dalam konteks budaya Jawa.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'magelaran' berasal dari bahasa Jawa yang berakar dari kata 'gelar' (bentang atau pentas) dengan imbuhan ma- dan akhiran -an, yang merujuk pada suatu acara pementasan, pertunjukan seni, atau tempat di mana sebuah pertunjukan diselenggarakan. Istilah ini sering ditemukan dalam naskah-naskah lama, pewayangan, atau tradisi keraton untuk menyebut ruang terbuka atau bangsal tempat menghadap raja atau mementaskan kesenian.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โPara warga padha nglumpuk ing alun-alun kanggo nonton magelaran wayang kulit.โ
โPara warga berkumpul di alun-alun untuk menonton pertunjukan wayang kulit.
โPagelaran kasebut dianakake ing magelaran kraton.โ
โPertunjukan tersebut diadakan di bangsal/tempat pementasan keraton.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari kosakata bahasa Jawa Kuno hingga Jawa Modern, berhubung erat dengan tradisi kesenian istana (keraton) dan tradisi masyarakat pedesaan Jawa dalam merayakan suatu peristiwa.