mangkir
/maล.kir/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaVerbaHukumFormal
Ringkasan Makna
Tidak hadir atau melalaikan kewajiban tanpa alasan yang sah, terutama dari panggilan tugas, sidang, atau pekerjaan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'mangkir' merujuk pada tindakan seseorang yang dengan sengaja atau tanpa alasan yang dapat dibenarkan tidak datang memenuhi panggilan, kewajiban, atau tanggung jawab yang seharusnya diemban. Istilah ini sering digunakan dalam konteks hukum (seperti mangkir dari panggilan pengadilan atau penyidikan) maupun dalam dunia kerja (mangkir dari kantor tanpa keterangan atau alfa).
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โSaksi kunci tersebut mangkir dari panggilan sidang untuk kedua kalinya.โ
โThe key witness failed to appear at the court summons for the second time.
โKaryawan yang mangkir selama tiga hari berturut-turut dapat dikenai sanksi pemutusan hubungan kerja.โ
โEmployees who are absent without leave for three consecutive days may face termination.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Melayu, kata ini telah diserap secara resmi ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan sangat lekat penggunaannya dalam ranah administratif, hukum, serta ketenagakerjaan di Indonesia.