manisen
/ma.ni.sรจn/
๐ฎ๐ฉBahasa JawaJawaKulinerMakananTradisionalNetral
Ringkasan Makna
Makanan atau camilan tradisional dari Jawa yang memiliki rasa manis, biasanya berupa buah atau bahan lain yang diawetkan dengan gula.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'manisen' berasal dari bahasa Jawa yang merujuk pada jenis penganan, kudapan, atau manisan (buah-buahan seperti mangga, pepaya, kolang-kaling, atau kedondong yang direbus dan direndam dalam air gula pekat untuk diawetkan). Selain bermakna makanan, dalam konteks sastra atau percakapan sehari-hari bahasa Jawa, kata ini juga bisa merujuk pada sesuatu yang manis atau menyenangkan hati.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โIbu nggawe manisen mangga kanggo suguhan tamu ing omah.โ
โIbu membuat manisan mangga untuk suguhan tamu di rumah.
โBocah-bocah seneng banget mangan manisen kolang-kaling nalika lebaran.โ
โAnak-anak sangat suka makan manisan kolang-kaling ketika lebaran.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari kosakata bahasa Jawa, dibentuk dari kata dasar 'manis' yang mendapat akhiran '-en' (atau sufiks pembentuk kata benda/tempat/sifat khas dalam dialek tertentu). Merupakan bagian dari tradisi pengawetan makanan lokal menggunakan gula.