marcescent
/mɑːrˈsɛsənt/
🇬🇧Bahasa InggrisBotaniBiologiIstilah Teknis
Ringkasan Makna
Menjelaskan daun atau bagian tanaman yang layu atau mengering tetapi tetap menempel pada tanaman alih-alih gugur.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Dalam botani, 'marcescent' menggambarkan organ tanaman, paling sering daun atau kelopak bunga, yang tetap berada di tanaman meskipun sudah layu, mati, atau mengering. Biasanya bagian tanaman yang gugur akan langsung tanggal di musim gugur atau setelah layu (proses absisi), namun pada tanaman marcescent, struktur daun yang mati tetap bertahan di tangkainya, terkadang hingga musim semi berikutnya ketika pertumbuhan baru mendorongnya lepas.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Many species of oak and beech trees retain marcescent leaves throughout the winter months.”
→Banyak spesies pohon ek dan beech mempertahankan daun yang layu menempel sepanjang bulan-bulan musim dingin.
“The marcescent foliage provides extra shelter for small wildlife during the cold season.”
→Dedaunan yang tetap menempel itu memberikan perlindungan ekstra bagi satwa liar kecil selama musim dingin.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Latin 'marcescentem' (partisip presens dari 'marcescere', yang berarti 'menjadi layu' atau 'layu'). Istilah ini banyak digunakan dalam taksonomi dan ekologi tumbuhan.