mark up
/หmษหrk.สp/
๐ฌ๐งBahasa Inggrisekonomibisniskeuanganistilah teknisNetral
Ringkasan Makna
Selisih antara harga pokok suatu barang atau jasa dengan harga jualnya, yang menghasilkan keuntungan bagi penjual.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Mark up adalah praktik bisnis di mana penjual menambahkan sejumlah nominal atau persentase tertentu ke atas biaya produksi atau harga beli modal (cost) suatu barang atau jasa untuk menetapkan harga jual akhir. Tujuannya adalah untuk menutupi biaya operasional dan menghasilkan keuntungan bersih. Dalam konteks negatif, istilah ini juga sering digunakan untuk merujuk pada praktik penggelembungan anggaran atau harga secara tidak wajar.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โThe retailer applies a fifty percent mark up on all imported clothing items.โ
โPeritel tersebut mengenakan markup lima puluh persen pada semua barang pakaian impor.
โThe project failed because the contractor attempted to mark up the material costs.โ
โProyek tersebut gagal karena kontraktor mencoba menaikkan biaya material secara tidak wajar.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Inggris komersial abad ke-19, istilah ini lahir dari kebiasaan pedagang yang secara harfiah menuliskan (marking) harga baru yang lebih tinggi di atas label harga lama pada barang dagangan.