mateni
/ma.tษ.ni/
๐ฎ๐ฉBahasa JawaBahasa JawaKata KerjaBahasa Kasar
Ringkasan Makna
Mematikan, membunuh, atau menghentikan fungsi sesuatu dalam bahasa Jawa.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'mateni' berasal dari kata dasar 'pati' (mati) yang mendapat awalan ma- dan akhiran -i, membentuk kata kerja transitif dalam bahasa Jawa. Istilah ini memiliki dua arti utama tergantung konteksnya: pertama, membunuh makhluk hidup (manusia atau hewan); kedua, mematikan perangkat elektronik, lampu, atau api (memadamkan). Dalam ragam bahasa Jawa, kata ini termasuk ragam ngoko (kasar/akrab), sehingga tidak sopan jika digunakan kepada orang yang dihormati (yang menggunakan ragam krama alus seperti 'matรจni' untuk benda atau 'nyabut nyawa' untuk makhluk hidup).
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โSapa sing mateni lampu kamar iki nalika aku turu?โ
โSiapa yang mematikan lampu kamar ini ketika aku tidur?
โKucing iku meh mateni tikus ing pawon.โ
โKucing itu hampir membunuh tikus di dapur.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari kosakata bahasa Jawa ngoko. Penggunaannya harus disesuaikan dengan tingkat tutur (unggahan-ungguh) karena tergolong kasar jika dipakai untuk membicarakan orang tua atau orang yang dihormati.