mematuhi perpajakan
/mษ.ma.tu.hi pษr.pa.ja.kan/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaBakuHukumKeuanganEkonomi
Ringkasan Makna
Tindakan memenuhi dan melaksanakan kewajiban perpajakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Mematuhi perpajakan merujuk pada sikap dan tindakan sadar serta taat yang dilakukan oleh wajib pajak (baik individu maupun badan usaha) dalam memenuhi seluruh kewajiban fiskal mereka. Ini mencakup pendaftaran diri, perhitungan pajak secara jujur, penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) tepat waktu, serta pelunasan pajak terutang kepada negara tanpa melakukan penghindaran pajak yang melanggar hukum (tax evasion). Kepatuhan pajak sangat penting untuk mendukung penerimaan negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โSetiap warga negara yang berpenghasilan wajib mematuhi perpajakan demi pembangunan nasional.โ
โSetiap warga negara yang berpenghasilan wajib mematuhi perpajakan demi pembangunan nasional.
โPerusahaan multinasional tersebut dinilai sangat kooperatif dalam mematuhi perpajakan di Indonesia.โ
โPerusahaan multinasional tersebut dinilai sangat kooperatif dalam mematuhi perpajakan di Indonesia.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini berakar dari sistem perpajakan modern (self-assessment system) di Indonesia di mana negara memberikan kepercayaan kepada wajib pajak untuk menghitung, memperhitungkan, menyetor, dan melaporkan sendiri pajak terutangnya. Oleh karena itu, konsep 'mematuhi perpajakan' sangat bergantung pada kesadaran hukum dan integritas wajib pajak itu sendiri.