memberikan dengan syukur
/məm.bəˈri.kan də.ngan ˈsyu.kur/
🇮🇩Bahasa IndonesiaFrasaKeagamaanSosial
Ringkasan Makna
Tindakan menyerahkan atau mendonasikan sesuatu kepada orang lain yang didasari oleh perasaan terima kasih, kerelaan, dan sukacita tanpa merasa terpaksa.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Frasa "memberikan dengan syukur" sering kali ditemukan dalam konteks keagamaan, spiritualitas, dan filantropi. Frasa ini menggambarkan sikap batin seseorang saat berbagi atau memberi (seperti memberikan persembahan, amal, atau bantuan), di mana pemberian tersebut tidak dianggap sebagai beban atau kewajiban yang memberatkan, melainkan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas nikmat atau kelimpahan yang telah diterima sebelumnya. Nuansa maknanya menekankan ketulusan, kerelaan hati, dan kebahagiaan dalam berbagi.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Jemaat di gereja itu selalu memberikan dengan syukur untuk mendukung pelayanan sosial.”
→Jemaat di gereja itu selalu memberikan dengan syukur untuk mendukung pelayanan sosial.
“Ketika kita memberikan dengan syukur, hati kita akan merasa damai dan lapang.”
→Ketika kita memberikan dengan syukur, hati kita akan merasa damai dan lapang.
Asal-usul & Konteks Budaya
Frasa ini merupakan bentukan frasa deskriptif dalam bahasa Indonesia yang sering digunakan dalam khotbah keagamaan, literatur rohani, serta kegiatan amal untuk mengajarkan etika memberi yang tidak pamrih dan didasari oleh apresiasi spiritual atas kehidupan.