memberikan disinformasi
/mษm.bษ.ri.kan dis.in.fษr.ma.si/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaBakuFrasaKomunikasiPolitik
Ringkasan Makna
Menyebarkan informasi yang salah atau keliru secara sengaja dengan tujuan untuk menipu atau menyesatkan orang lain.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Frasa 'memberikan disinformasi' merujuk pada tindakan aktif memproduksi, menyebarkan, atau menyampaikan berita, data, atau keterangan yang terbukti palsu atau dimanipulasi, dengan kesadaran penuh bahwa informasi tersebut tidak benar. Berbeda dengan misinformasi (yang bisa disebarkan secara tidak sengaja karena ketidaktahuan), disinformasi memiliki unsur kesengajaan dan niat buruk (malicious intent) untuk memengaruhi opini publik, menciptakan kebingungan, atau merusak reputasi pihak tertentu. Frasa ini sangat lazim digunakan dalam konteks jurnalisme, keamanan siber, politik, dan studi media.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โOknum tersebut sengaja memberikan disinformasi di media sosial untuk memicu keresahan warga menjelang pemilihan umum.โ
โOknum tersebut sengaja memberikan disinformasi di media sosial untuk memicu keresahan warga menjelang pemilihan umum.
โPemerintah berupaya keras untuk menindak pihak-pihak yang memberikan disinformasi terkait krisis kesehatan global.โ
โPemerintah berupaya keras untuk menindak pihak-pihak yang memberikan disinformasi terkait krisis kesehatan global.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari kata dasar 'informasi' yang mendapat awalan 'me-kan' dan gabungan bentuk terikat 'dis-' (dari bahasa Inggris/Latin yang bermakna penolakan atau ketiadaan). Istilah 'disinformasi' sendiri diserap dari bahasa Rusia 'dezinformatsiya' yang populer selama Perang Dingin, merujuk pada taktik perang informasi rahasia yang dilakukan oleh badan intelijen.