memicu persaingan
/mə.mi.tʃu pər.sa.i.ŋan/
🇮🇩Bahasa IndonesiaFrasaBakuBisnisSosial
Ringkasan Makna
Tindakan atau faktor yang menyebabkan dimulainya atau meningkatnya perebutan prestasi, kekuasaan, pasar, atau keuntungan di antara beberapa pihak.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Frasa ini merujuk pada situasi di mana suatu aksi, kebijakan, inovasi, atau peristiwa bertindak sebagai katalisator yang mendorong individu, kelompok, atau organisasi untuk saling berkompetisi secara lebih intensif. Dalam dunia bisnis, peluncuran produk baru atau strategi pemotongan harga oleh satu perusahaan sering kali memicu persaingan ketat di pasar. Dalam konteks sosial atau akademis, frasa ini menggambarkan situasi di mana suatu stimulus (seperti penghargaan atau tantangan) memotivasi orang-orang untuk saling mengungguli satu sama lain, baik secara sehat maupun tidak sehat.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Peluncuran ponsel pintar dengan harga murah oleh merek baru itu berhasil memicu persaingan ketat di industri teknologi.”
→The launch of a low-priced smartphone by the new brand successfully triggered intense competition in the tech industry.
“Sistem penghargaan bulanan ini sengaja diterapkan untuk memicu persaingan sehat di antara para staf penjualan.”
→This monthly reward system was intentionally implemented to spark healthy competition among the sales staff.
Asal-usul & Konteks Budaya
Secara etimologis, kata 'memicu' berasal dari kata dasar 'picu' yang berarti pelatuk (pada senjata api), yang kemudian digunakan secara metaforis untuk menggambarkan tindakan memulai suatu reaksi berantai atau dampak yang besar. Sementara 'persaingan' berakar dari kata 'saing'. Dalam budaya masyarakat Indonesia modern, frasa ini sangat umum digunakan dalam jurnalisme ekonomi, analisis politik, serta dunia kerja untuk menggambarkan dinamika pasar bebas atau interaksi kompetitif antar-individu.