memiliki nilai estetika
/məməˈli.ki niˈlai ɛs.teˈti.ka/
🇮🇩Bahasa IndonesiaBakuFrasaSeniEstetika
Ringkasan Makna
Mengandung keindahan atau sifat-sifat yang dapat memicu rasa seni dan apresiasi visual maupun auditori.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Frasa "memiliki nilai estetika" digunakan untuk menyatakan bahwa suatu objek, karya, tempat, atau perilaku memiliki kualitas keindahan, keharmonisan, atau daya tarik seni yang mampu memberikan pengalaman emosional atau kepuasan batin bagi yang melihat atau menikmatinya. Frasa ini sering dipakai dalam konteks seni rupa, desain, arsitektur, sastra, maupun fenomena alam.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Lukisan karya pelukis maestro tersebut tidak hanya indah, tetapi juga memiliki nilai estetika yang tinggi.”
→Lukisan karya pelukis maestro tersebut tidak hanya indah, tetapi juga memiliki nilai estetika yang tinggi.
“Penataan interior kafe ini sangat unik dan memiliki nilai estetika yang digemari oleh kaum muda.”
→Penataan interior kafe ini sangat unik dan memiliki nilai estetika yang digemari oleh kaum muda.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari penggabungan kata kerja 'memiliki', kata benda 'nilai', dan kata serapan dari bahasa Belanda/Inggris 'estetika' (yang berakar dari bahasa Yunani 'aisthetikos' berkaitan dengan persepsi indra). Istilah ini mapan digunakan dalam dunia pendidikan seni, kritik budaya, dan percetakan formal di Indonesia.