menerima gaji yang diskriminatif
/məˈnə.ri.ma ɡaˈzi jaŋ dis.kri.miˈna.tif/
🇮🇩Bahasa IndonesiaFrasaHukum KetenagakerjaanSosial
Ringkasan Makna
Mendapat bayaran atau upah yang tidak adil atau lebih rendah dibandingkan rekan kerja lain untuk pekerjaan yang setara, biasanya didasarkan pada alasan diskriminasi seperti jenis kelamin, ras, agama, atau latar belakang tertentu.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Frasa ini merujuk pada situasi di lingkungan kerja di mana seorang karyawan atau sekelompok karyawan diberi kompensasi finansial yang lebih rendah secara tidak adil—meskipun memiliki kualifikasi, beban kerja, dan tanggung jawab yang sama—karena adanya prasangka atau perlakuan diskriminatif dari pemberi kerja. Praktik ini umumnya melanggar undang-undang ketenagakerjaan di berbagai negara yang mewajibkan prinsip pengupahan yang adil dan setara untuk pekerjaan yang bernilai sama.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Studi menunjukkan bahwa perempuan masih sering mengalami risiko menerima gaji yang diskriminatif di beberapa sektor industri.”
→Studi menunjukkan bahwa perempuan masih sering mengalami risiko menerima gaji yang diskriminatif di beberapa sektor industri.
“Karyawan tersebut memutuskan untuk melapor ke dinas ketenagakerjaan setelah mengetahui dirinya menerima gaji yang diskriminatif dibandingkan rekan kerjanya yang lain.”
→Karyawan tersebut memutuskan untuk melapor ke dinas ketenagakerjaan setelah mengetahui dirinya menerima gaji yang diskriminatif dibandingkan rekan kerjanya yang lain.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini berkembang dalam konteks kesetaraan gender, hak asasi manusia, dan hukum ketenagakerjaan modern, seiring dengan meningkatnya kampanye global untuk menghapuskan kesenjangan upah berdasarkan diskriminasi di tempat kerja.