KamusLengkap.com

menerima gaji yang tidak wajar

/məˈnər.i.ma ˈɡa.ʒi jaŋ ˈti.dak ˈwa.ʒar/
🇮🇩Bahasa IndonesiaFrasaEkonomiPekerjaanFormal
Ringkasan Makna

Menerima bayaran atau imbalan kerja yang jumlahnya berada di luar batas kewajaran, baik terlalu rendah (di bawah standar kelayakan) maupun terlalu tinggi (tidak sebanding dengan beban kerja atau standar pasar).

Penjelasan & Konteks Penggunaan

Frasa ini merujuk pada situasi finansial tenaga kerja di mana kompensasi atau upah yang didapatkan tidak proporsional. Ketidakwajaran ini umumnya terbagi menjadi dua spektrum: pertama, gaji yang terlalu rendah atau di bawah upah minimum yang ditetapkan, yang kerap diasosiasikan dengan eksploitasi tenaga kerja atau sektor informal yang tidak teratur. Kedua, gaji yang luar biasa tinggi atau fantastis yang tidak masuk akal jika dibandingkan dengan kualifikasi, tingkat kesulitan, atau jam kerja riil, yang kadang ditemukan dalam kasus korupsi, nepotisme, atau distorsi kompensasi eksekutif tingkat tinggi.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

“Banyak buruh pabrik yang terpaksa menerima gaji yang tidak wajar karena minimnya lapangan pekerjaan di daerah tersebut.”
→Many factory workers are forced to accept unreasonable wages due to the lack of job opportunities in that region.
“Kasus korupsi itu terbongkar setelah audit internal menemukan beberapa pejabat menerima gaji yang tidak wajar setiap bulannya.”
→The corruption case was uncovered after an internal audit found several officials receiving unreasonable salaries every month.

Asal-usul & Konteks Budaya

Frasa deskriptif dalam bahasa Indonesia yang lazim digunakan dalam konteks jurnalistik investigatif, laporan ketenagakerjaan, sengketa industrial, dan diskusi mengenai ketimpangan ekonomi serta tata kelola perusahaan.

Cari Kata atau Istilah Lainnya