menerima upah yang memadai
mɛrɛsɛpɛ upah yang mɛmɑdɑi
🇮🇩Bahasa IndonesiaEkonomiKerjaHak Asasi ManusiaNetral
Ringkasan Makna
Menerima gaji atau upah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Menerima upah yang memadai berarti menerima gaji atau upah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, seperti biaya hidup, makanan, tempat tinggal, dan lain-lain. Ini juga berarti bahwa upah tersebut memungkinkan seseorang untuk memiliki kualitas hidup yang layak dan tidak harus mengalami kemiskinan atau kesulitan keuangan. Konteks ini sering digunakan dalam diskusi tentang hak asasi manusia, khususnya hak untuk memiliki standar hidup yang layak dan tidak disengsarakan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Dia menerima upah yang memadai setelah bekerja selama 5 tahun.”
→Dia menerima gaji yang cukup setelah bekerja selama 5 tahun.
“Upah yang memadai sangat penting untuk kesejahteraan keluarga.”
→Gaji yang cukup sangat penting untuk kesejahteraan keluarga.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata ini sering digunakan dalam konteks diskusi tentang hak asasi manusia dan kesejahteraan sosial di Indonesia. Konsep ini juga terkait dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yang menetapkan bahwa setiap pekerja berhak menerima upah yang memadai dan layak.