mengabaikan kewajiban
/menga.baj.in kew.a.ji.ban/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaHukumEtikaSosialNetral
Ringkasan Makna
Mengabaikan kewajiban berarti tidak melaksanakan atau memenuhi tanggung jawab yang telah dipikul.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Mengabaikan kewajiban adalah perilaku seseorang yang tidak melaksanakan atau memenuhi tanggung jawab yang telah dipikul, baik dalam konteks hukum, etika, atau sosial. Hal ini dapat berupa tidak melaksanakan tugas, tidak memenuhi kewajiban, atau tidak menjalankan hak yang dimiliki. Mengabaikan kewajiban dapat memiliki konsekuensi yang serius, seperti dikenakan sanksi hukum, kehilangan kepercayaan, atau merusak reputasi.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โDia mengabaikan kewajiban untuk membayar utangnya.โ
โDia tidak melaksanakan tanggung jawab untuk membayar utangnya.
โMengabaikan kewajiban sebagai pegawai negeri dapat menyebabkan pemecatan.โ
โTidak melaksanakan tanggung jawab sebagai pegawai negeri dapat menyebabkan pemecatan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata 'mengabaikan kewajiban' berasal dari bahasa Indonesia dan digunakan dalam konteks hukum, etika, dan sosial. Istilah ini telah digunakan dalam berbagai konteks, termasuk dalam hukum pidana, hukum perdata, dan etika profesi.