menganggap tidak penting
/mə.ŋaŋ.gap ti.dak pən.tiŋ/
🇮🇩Bahasa IndonesiaFrasaVerbaPsikologi
Ringkasan Makna
Suatu sikap atau tindakan memandang sesuatu sebagai hal yang remeh, sepele, atau tidak memiliki nilai urgensi.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Frasa ini merujuk pada proses kognitif atau sikap seseorang yang secara sadar atau tidak sadar menempatkan suatu objek, informasi, atau situasi di bawah skala prioritas mereka. Tindakan ini sering kali didasarkan pada penilaian subjektif bahwa hal tersebut tidak memberikan dampak signifikan, tidak relevan dengan tujuan, atau tidak layak mendapatkan perhatian lebih lanjut.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Dia sering menganggap tidak penting saran dari rekan kerjanya.”
→He often considers his colleague's advice unimportant.
“Jangan menganggap tidak penting detail kecil dalam kontrak ini.”
→Do not consider the small details in this contract unimportant.
Asal-usul & Konteks Budaya
Frasa ini merupakan konstruksi bahasa Indonesia standar yang terbentuk dari gabungan verba 'menganggap' (memandang/menilai) dan frasa adjektiva 'tidak penting'. Penggunaannya sangat umum dalam komunikasi formal maupun informal untuk menyatakan penilaian terhadap urgensi suatu hal.