mengembangkan empati
/mə.ŋəm.baŋ.kan ɛm.pa.ti/
🇮🇩Bahasa IndonesiaPsikologiPengembangan DiriSosial
Ringkasan Makna
Proses melatih diri untuk memahami, merasakan, dan berbagi perspektif atau emosi orang lain.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Mengembangkan empati adalah upaya sadar dan berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan seseorang dalam menempatkan diri pada posisi orang lain. Ini melibatkan aspek kognitif (memahami sudut pandang orang lain) dan aspek afektif (merasakan apa yang dirasakan orang lain). Proses ini biasanya dilakukan melalui latihan mendengarkan secara aktif, keterbukaan pikiran, dan refleksi diri agar seseorang dapat merespons situasi sosial dengan lebih bijak dan penuh kasih sayang.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Membaca buku sastra dapat membantu seseorang mengembangkan empati terhadap kehidupan orang lain yang berbeda latar belakang.”
→Reading literature can help someone develop empathy for the lives of others from different backgrounds.
“Pendidikan karakter di sekolah sangat penting untuk mengembangkan empati sejak dini pada anak-anak.”
→Character education in schools is very important for developing empathy in children from an early age.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini berakar dari konsep psikologi modern mengenai kecerdasan emosional (Emotional Intelligence). Kata 'empati' sendiri diserap dari bahasa Yunani 'empatheia' (gairah/perasaan). Dalam konteks budaya Indonesia, mengembangkan empati sering dikaitkan dengan nilai-nilai luhur seperti 'tepo seliro' (tenggang rasa) dalam budaya Jawa, yang menekankan pentingnya menjaga perasaan orang lain demi keharmonisan sosial.