menghancurkan kepercayaan
/məŋ.han.tʃur.kan kə.pər.ca.ya.an/
🇮🇩Bahasa IndonesiaFrasaPsikologiSosialNetral
Ringkasan Makna
Tindakan atau peristiwa yang menyebabkan hilangnya keyakinan, integritas, atau rasa percaya seseorang terhadap pihak lain secara drastis.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Frasa ini merujuk pada proses di mana sebuah hubungan (baik personal, profesional, maupun sosial) mengalami keretakan yang mendalam akibat pengkhianatan, kebohongan, atau kegagalan dalam memenuhi janji. 'Menghancurkan' di sini bersifat metaforis, menggambarkan kerusakan yang sulit diperbaiki atau membutuhkan waktu sangat lama untuk dipulihkan kembali. Konteksnya sering digunakan dalam situasi konflik interpersonal, pelanggaran etika kerja, atau ketidaksetiaan dalam hubungan asmara.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Kebohongan yang terus-menerus dapat menghancurkan kepercayaan pasangan dalam sebuah hubungan.”
→Kebohongan yang terus-menerus dapat menghancurkan kepercayaan pasangan dalam sebuah hubungan.
“Tindakan korupsi oleh pejabat publik tersebut telah menghancurkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.”
→Tindakan korupsi oleh pejabat publik tersebut telah menghancurkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Asal-usul & Konteks Budaya
Frasa ini merupakan bentukan kata kerja transitif 'menghancurkan' (dari akar kata 'hancur') dan nomina 'kepercayaan' (dari akar kata 'percaya'). Penggunaannya sangat umum dalam budaya Indonesia untuk menekankan pentingnya nilai kejujuran dan integritas dalam interaksi sosial, di mana kepercayaan dianggap sebagai fondasi utama dalam menjaga keharmonisan hubungan antarmanusia.