mengharapkan kesengsaraan
/mə.ŋa.rap.kan kə.səŋ.sa.ra.an/
🇮🇩Bahasa IndonesiaFrasaBakuPsikologi
Ringkasan Makna
Keadaan atau tindakan menginginkan orang lain mengalami penderitaan, kesusahan, atau kemalangan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Frasa ini terbentuk dari gabungan kata 'mengharapkan' (menginginkan atau menantikan sesuatu) dan 'kesengsaraan' (keadaan susah, menderita, atau sengsara). Istilah ini biasanya merujuk pada sikap batin atau perasaan dengki, dendam, atau rasa puas ketika melihat orang lain mendapatkan kesulitan atau musibah.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Mengharapkan kesengsaraan orang lain tidak akan pernah membawa ketenangan batin bagi diri sendiri.”
→Mengharapkan kesengsaraan orang lain tidak akan pernah membawa ketenangan batin bagi diri sendiri.
“Tindakan tersebut mencerminkan kebencian mendalam dan sikap selalu mengharapkan kesengsaraan pada musuhnya.”
→Tindakan tersebut mencerminkan kebencian mendalam dan sikap selalu mengharapkan kesengsaraan pada musuhnya.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Indonesia standar yang menggabungkan verba harapan dengan nomina abstrak kesengsaraan. Konsep ini sering dibahas dalam konteks moral, etika, dan ajaran agama yang melarang seseorang memiliki niat jahat atau iri hati terhadap penderitaan sesama.