menghasilkan konflik
/menghas-il-as/kan kon-flik/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaSosialPolitikPsikologiNetral
Ringkasan Makna
Menghasilkan konflik berarti menyebabkan atau memicu perbedaan pendapat, perselisihan, atau pertikaian antara dua atau lebih pihak.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Menghasilkan konflik dapat terjadi dalam berbagai konteks, seperti hubungan interpersonal, keluarga, masyarakat, atau bahkan dalam konteks politik. Hal ini dapat disebabkan oleh perbedaan pendapat, kepentingan, atau nilai-nilai yang saling bertentangan. Dalam psikologi, menghasilkan konflik juga dapat terkait dengan konflik internal, seperti perlawanan antara keinginan dan nilai-nilai yang telah dipelajari.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โDiskusi antara kedua sahabat itu menghasilkan konflik yang tidak terduga.โ
โDiskusi antara kedua sahabat itu menyebabkan perbedaan pendapat yang tidak terduga.
โPernyataan politik yang kontroversial dapat menghasilkan konflik sosial dan politik.โ
โPernyataan politik yang kontroversial dapat menyebabkan perbedaan pendapat dan pertikaian antara kelompok-kelompok yang berbeda.
Asal-usul & Konteks Budaya
Kata 'menghasilkan konflik' adalah bahasa Indonesia yang umum digunakan dalam konteks sosial, politik, dan psikologi. Definisi ini berdasarkan pengertian umum dan tidak memiliki etimologi yang spesifik.