menginginkan kegagalan
/mə.ŋɪ.ŋɪl.kan kə.ɡa.ɡa.lan/
🇮🇩Bahasa IndonesiaFrasaBakuPsikologiSosial
Ringkasan Makna
Keadaan atau sikap mengharapkan pihak lain agar mengalami kegagalan dalam suatu usaha atau tujuan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Frasa "menginginkan kegagalan" menggambarkan sikap atau motif mental seseorang yang secara sadar atau tidak sadar mengharapkan orang lain, kelompok, atau rencana tertentu tidak berhasil mencapai tujuannya. Dalam psikologi sosial, hal ini sering berkaitan dengan rasa iri, persaingan tidak sehat, rasa tidak aman (insecurity), atau rasa schadenfreude (merasa senang atas kesusahan orang lain). Frasa ini bersifat deskriptif dan digunakan dalam berbagai konteks, mulai dari hubungan interpersonal hingga dinamika persaingan profesional.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Sikapnya yang terang-terangan menginginkan kegagalan proyek itu membuat rekan kerjanya merasa tidak nyaman.”
→Sikapnya yang terang-terangan menginginkan kegagalan proyek itu membuat rekan kerjanya merasa tidak nyaman.
“Alih-alih membantu, ia justru diam-diam menginginkan kegagalan pesaing bisnisnya.”
→Instead of helping, he secretly wished for the failure of his business competitor.
Asal-usul & Konteks Budaya
Merupakan gabungan kata dasar 'ingin' (dengan awalan me-kan) dan 'gagal' (dengan akhiran -an). Tidak memiliki asal-usul khusus sebagai idiom tetap, melainkan frasa deskriptif umum dalam bahasa Indonesia yang terbentuk secara gramatikal untuk menyatakan suatu intensi atau harapan negatif terhadap pencapaian pihak lain.