mengkapling
/məŋˈkap.lɪŋ/
🇮🇩Bahasa Indonesiakata kerjaperumahanpertanahanNetral
Ringkasan Makna
Membagi tanah menjadi beberapa bagian atau petak-petak kecil untuk dijual atau dibangun.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'mengkapling' berasal dari kata dasar 'kapling' (serapan dari bahasa Belanda 'kaveling'). Secara gramatikal, kata ini mengalami proses pembentukan verba dengan awalan 'me-' dan akhiran '-kan' yang disederhanakan menjadi '-i' atau bentuk dasar berimbuhan. Dalam praktiknya, istilah ini merujuk pada tindakan membagi sebidang tanah yang luas menjadi beberapa kapling atau petak terpisah, sering kali diberi batas-batas tertentu, baik untuk keperluan pembangunan perumahan, penjualan kavling, maupun penyerobotan lahan secara ilegal.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Pengembang itu mulai mengkapling tanah kosong di pinggir kota untuk perumahan baru.”
→Pengembang itu mulai membagi tanah kosong di pinggir kota untuk perumahan baru.
“Warga dilarang mengkapling area hutan lindung secara sembarangan.”
→Warga dilarang mempetak-petak area hutan lindung secara sembarangan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Belanda 'kaveling' yang diserap ke dalam bahasa Indonesia. Istilah ini sangat lekat dengan industri real estat, perencanaan tata kota, serta dinamika kepemilikan tanah di Indonesia.