mengutamakan kebahagiaan
/məŋ.u.ta.ma.kan kə.ba.ha.gi.a.an/
🇮🇩Bahasa IndonesiaFrasaPsikologiGaya HidupBaku
Ringkasan Makna
Menempatkan pencapaian rasa senang, tenteram, dan kesejahteraan emosional sebagai prioritas utama dalam hidup.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Frasa "mengutamakan kebahagiaan" merujuk pada prinsip atau tindakan di mana seseorang memilih untuk mendahulukan hal-hal yang membawa ketenangan jiwa, kepuasan batin, dan kesejahteraan mental di atas ambisi materialistis atau tuntutan sosial tertentu. Konsep ini sering dikaitkan dengan kesadaran diri (self-awareness), perawatan diri (self-care), dan pencarian keseimbangan hidup (work-life balance), di mana kesehatan emosional dianggap sebagai ukuran utama dari kualitas hidup.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Setelah mengalami burnout bertahun-tahun, kini ia memilih mengutamakan kebahagiaan dan kesehatan mentalnya.”
→After experiencing burnout for years, now he chooses to prioritize his happiness and mental health.
“Mengutamakan kebahagiaan bukan berarti mengabaikan tanggung jawab, melainkan menemukan kedamaian dalam menjalani proses kehidupan.”
→Prioritizing happiness does not mean neglecting responsibilities, but rather finding peace in going through the process of life.
Asal-usul & Konteks Budaya
Frasa ini terbentuk dari gabungan kata dasar 'utama' (dengan awalan me-kan) yang berarti menjadikan sesuatu sebagai yang pokok, dan kata 'bahagia' yang mendapat akhiran -an. Dalam konteks budaya modern, frasa ini semakin populer seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan mental dan penolakan terhadap budaya kerja berlebihan (hustle culture).