menilai kemampuan yang tidak tepat
/mษ.ni.lai/ /kษ.ma.mpu.an/ /jaล/ /ti.dak/ /tษ.pat/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaFrasaPsikologiPendidikanUmum
Ringkasan Makna
Tindakan atau proses melakukan evaluasi yang keliru, baik terlalu tinggi maupun terlalu rendah, terhadap kapasitas atau kompetensi seseorang.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Frasa 'menilai kemampuan yang tidak tepat' merujuk pada kesalahan dalam mengukur potensi, keahlian, atau kinerja seseorang. Kesalahan ini dapat berupa overestimate (menilai terlalu tinggi dari yang sebenarnya, sehingga berisiko memberikan beban yang melampaui batas kemampuan) atau underestimate (menilai terlalu rendah, sehingga potensi seseorang terabaikan dan tidak berkembang secara optimal). Dalam dunia pendidikan, psikologi, dan manajemen sumber daya manusia, fenomena ini sering dihindari melalui metode asesmen yang objektif dan terstandar.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โKesalahan dalam menilai kemampuan yang tidak tepat dapat menyebabkan karyawan merasa tertekan atau justru kehilangan motivasi kerja.โ
โKesalahan dalam menilai kemampuan yang tidak tepat dapat menyebabkan karyawan merasa tertekan atau justru kehilangan motivasi kerja.
โGuru harus menghindari menilai kemampuan yang tidak tepat agar setiap siswa mendapatkan porsi bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.โ
โGuru harus menghindari menilai kemampuan yang tidak tepat agar setiap siswa mendapatkan porsi bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Asal-usul & Konteks Budaya
Frasa deskriptif bahasa Indonesia yang dibentuk dari gabungan kata dasar untuk menyatakan kondisi evaluasi yang tidak akurat dalam konteks sosial, profesional, maupun akademis. Asal-usulnya mengikuti kaidah tata bahasa Indonesia baku tanpa merujuk pada istilah slang khusus.