meningkatkan ketidakstabilan politik
/mษ.niล.ka.tkan kษ.ti.dak.sta.bi.lan pษ.li.tik/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaPolitikPemerintahanBaku
Ringkasan Makna
Menaikkan atau memperparah kondisi politik yang tidak menentu, rentan konflik, atau tidak aman bagi pemerintahan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Frasa "meningkatkan ketidakstabilan politik" adalah bentuk tindakan atau proses yang membuat situasi politik di suatu wilayah atau negara menjadi semakin goyah, tidak pasti, dan rentan terhadap gejolak sosial, pergantian rezim yang tidak Konstitusional, atau konflik horizontal. Frasa ini sering digunakan dalam analisis politik, jurnalistik, dan laporan kenegaraan untuk menggambarkan dampak negatif dari suatu kebijakan, peristiwa, atau tindakan tertentu terhadap keamanan dan kedamaian sistem pemerintahan.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โKebijakan ekonomi yang tidak tepat sasaran dapat meningkatkan ketidakstabilan politik di negara tersebut.โ
โKebijakan ekonomi yang tidak tepat sasaran dapat meningkatkan ketidakstabilan politik di negara tersebut.
โAksi protes berkepanjangan dikhawatirkan akan meningkatkan ketidakstabilan politik menjelang pemilihan umum.โ
โAksi protes berkepanjangan dikhawatirkan akan meningkatkan ketidakstabilan politik menjelang pemilihan umum.
Asal-usul & Konteks Budaya
Frasa ini terbentuk secara gramatikal dari kata dasar 'tingkat' (meningkatkan) yang digabungkan dengan frasa nominal 'ketidakstabilan politik'. Tidak memiliki latar belakang etimologi khusus di luar kaidah pembentukan kata bahasa Indonesia baku.