KamusLengkap.com

menseangsikan

/mษ™n.sษ™.aล‹.si.kan/
๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉBahasa IndonesiaBentuk Tidak BakuKata Kerja
Ringkasan Makna

Bentuk tidak baku dan salah eja dari kata 'menyangsikan' (meragukan) atau 'menyanksikan' (mengenakan hukuman/sanksi).

Penjelasan & Konteks Penggunaan

'Menseangsikan' merupakan bentukan kata yang tidak baku dalam bahasa Indonesia dan tidak terdaftar di KBBI. Kata ini terbentuk dari kesalahan penggabungan imbuhan me-kan pada kata 'sangsi' (keraguan) atau 'sanksi' (hukuman). Sesuai kaidah tata bahasa Indonesia, awalan me- yang bertemu dengan kata dasar berawalan huruf 's' harus meluluh menjadi 'ny-', sehingga bentuk yang benar dan baku adalah 'menyangsikan' (berarti meragukan) atau 'menyanksikan' (berarti memberi sanksi).

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

โ€œBanyak pihak menseangsikan kebenaran berita tersebut. (Penggunaan tidak baku)โ€
โ†’Banyak pihak menyangsikan kebenaran berita tersebut. (Bentuk baku)
โ€œLembaga itu berhak menseangsikan anggotanya yang melanggar kode etik. (Penggunaan tidak baku)โ€
โ†’Lembaga itu berhak menyanksikan anggotanya yang melanggar kode etik. (Bentuk baku)

Asal-usul & Konteks Budaya

Kekeliruan pembentukan kata ini umum terjadi dalam percakapan sehari-hari akibat konfusi antara dua kata homogen: 'sangsi' (ragu, berasal dari bahasa Jawa Kuno/Sanskerta) dan 'sanksi' (hukuman/ketetapan, dari bahasa Latin 'sanctio'). Selain itu, terjadi kesalahan peluluhan fonem 's' menjadi 'mense-' yang tidak sesuai dengan kaidah pembentukan kata turunan dalam bahasa Indonesia.

Sinonim & Kata Terkait

Lawan Kata (Antonim)

Cari Kata atau Istilah Lainnya