meracau
/mษ.ra.tอกสau/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiapsikologiperilakubahasaNetral
Ringkasan Makna
Berbicara tidak keruan atau melantur, biasanya karena sakit, demam tinggi, atau gangguan mental.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Meracau adalah tindakan berbicara dengan kalimat-kalimat yang tidak logis, tidak teratur, atau tidak masuk akal. Kondisi ini sering terjadi pada seseorang yang sedang mengalami demam sangat tinggi (delirium), berada di bawah pengaruh zat tertentu, atau mengalami gangguan kejiwaan yang menyebabkan penurunan kesadaran atau disorientasi.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โPasien itu mulai meracau setelah demamnya mencapai 40 derajat Celsius.โ
โPasien itu mulai meracau setelah demamnya mencapai 40 derajat Celsius.
โJangan hiraukan perkataannya, dia sedang meracau karena pengaruh obat bius.โ
โJangan hiraukan perkataannya, dia sedang meracau karena pengaruh obat bius.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari kata dasar 'racau'. Dalam budaya Indonesia, istilah ini sering dikaitkan dengan kondisi medis (delirium) atau keadaan di mana seseorang kehilangan kendali atas logika bicaranya.