merampas hak rakyat
/məˈram.pas hak ˈra.jat/
🇮🇩Bahasa IndonesiaFrasaPolitikHukumSosial
Ringkasan Makna
Tindakan mengambil atau menghilangkan hak-hak dasar yang seharusnya dimiliki oleh masyarakat secara sewenang-wenang.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Frasa "merampas hak rakyat" merujuk pada tindakan—biasanya dilakukan oleh pihak yang memiliki kekuasaan, otoritas, atau korporasi—yang secara sengaja atau tidak adil merampas, mengurangi, atau melanggar hak-hak asasi, kesejahteraan, kepemilikan, atau kebebasan warga negara. Istilah ini sering digunakan dalam diskursus politik, jurnalisme investigatif, dan aksi demonstrasi untuk mengkritik kebijakan yang merugikan kesejahteraan umum atau penindasan terhadap keadilan sosial.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Kebijakan penggusuran tanpa ganti rugi yang layak sama artinya dengan merampas hak rakyat kecil.”
→Kebijakan penggusuran tanpa ganti rugi yang layak sama artinya dengan merampas hak rakyat kecil.
“Korupsi dana bantuan sosial adalah bentuk kejahatan yang merampas hak rakyat untuk hidup sejahtera.”
→Korupsi dana bantuan sosial adalah bentuk kejahatan yang merampas hak rakyat untuk hidup sejahtera.
Asal-usul & Konteks Budaya
Frasa ini terbentuk dari penggabungan kata dasar bahasa Indonesia dan sangat lekat dengan dinamika sosial-politik di Indonesia, khususnya dalam konteks perjuangan hak asasi manusia, kritik terhadap ketimpangan ekonomi, serta penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power) oleh oknum pejabat atau penguasa.