merang
/mษหraล/
๐ฎ๐ฉBahasa Indonesiabotanipertaniankuliner tradisionalNetral
Ringkasan Makna
Tangkai atau jerami padi yang telah kering, sering kali dibakar menjadi abu untuk dimanfaatkan sebagai pewarna atau pengembang alami dalam makanan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Merang adalah bagian tangkai bulir padi yang sudah dikeringkan setelah padi dipanen. Dalam tradisi kuliner Nusantara, khususnya di Jawa, merang sering kali dibakar hingga menjadi abu (abu merang). Abu ini kemudian dicampur dengan air untuk menghasilkan air merang yang kaya akan natrium bikarbonat alami. Air abu merang lazim digunakan sebagai pewarna hijau alami yang harum sekaligus bahan pengempuk atau pengembang pada pembuatan kue tradisional seperti klepon dan putu.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โKulit klepon ini diberi pewarna alami dari air merang.โ
โKulit klepon ini diberi pewarna alami dari air merang.
โPetani mengumpulkan sisa merang di sawah setelah musim panen selesai.โ
โPetani mengumpulkan sisa merang di sawah setelah musim panen selesai.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jawa 'merang' yang merujuk pada tangkai bulir padi kering. Penggunaannya sangat erat kaitannya dengan kebudayaan kuliner pedesaan di Pulau Jawa sebelum penggunaan bahan kimia pengembang dan pewarna buatan populer.