meredam
/məˈrɛdam/
🇮🇩Bahasa Indonesiaverbabahasa baku
Ringkasan Makna
Berusaha mengurangi, menahan, atau melemahkan suatu intensitas (seperti suara, amarah, gejolak, atau cahaya).
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'meredam' berasal dari kata dasar 'redam'. Dalam penggunaannya, kata ini merujuk pada tindakan aktif untuk menurunkan intensitas, kekuatan, atau pengaruh dari sesuatu yang sedang bergejolak, keras, atau panas. Ini bisa diaplikasikan dalam konteks fisik (seperti meredam suara bising dengan peredam suara), konteks emosional atau sosial (seperti meredam kemarahan atau meredam konflik), maupun konteks ekonomi dan politik (seperti meredam laju inflasi atau protes massa).
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Pemerintah berupaya meredam aksi protes yang meluas di ibu kota.”
→Pemerintah berupaya meredam aksi protes yang meluas di ibu kota.
“Karpet tebal di ruang tamu membantu meredam suara bising dari lantai bawah.”
→Karpet tebal di ruang tamu membantu meredam suara bising dari lantai bawah.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berakar dari bahasa Melayu-Indonesia 'redam' yang mengalami proses morfologi prefiksasi 'me-' dan sufiksasi /-kan/ (menjadi meredamkan, namun bentuk yang lazim digunakan adalah meredam). Kata ini sering ditemukan dalam laporan jurnalistik, sastra, dan percakapan formal untuk menggambarkan kontrol terhadap suatu situasi.