monoteisme
/mo.no.te.is.me/
🇮🇩Bahasa IndonesiaAgamaTeologiFilsafatNetral
Ringkasan Makna
Kepercayaan atau paham teologis bahwa Tuhan itu hanya satu (Esa).
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Monoteisme adalah sistem kepercayaan teologis yang meyakini keberadaan hanya satu Tuhan yang Maha Kuasa, Pencipta alam semesta, dan pusat moralitas. Paham ini menolak doktrin politeisme (kepercayaan pada banyak tuhan) serta panteisme. Konsep ini menjadi fondasi utama dalam agama-agama Abrahamik seperti Islam, Kristen, dan Yahudi.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Agama-agama Abrahamik dipersatukan oleh prinsip dasar monoteisme.”
→Agama-agama Abrahamik dipersatukan oleh prinsip dasar monoteisme.
“Peralihan dari politeisme menuju monoteisme merupakan fase penting dalam sejarah peradaban manusia.”
→Peralihan dari politeisme menuju monoteisme merupakan fase penting dalam sejarah peradaban manusia.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Yunani Kuno 'mónos' (tunggal/satu) dan 'theós' (tuhan). Istilah ini pertama kali dipopulerkan oleh filsuf Inggris Henry More pada abad ke-17 untuk mendefinisikan kepercayaan pada satu Tuhan Pencipta. Dalam tradisi Islam, monoteisme sepadan dengan konsep Tauhid.