KamusLengkap.com

nai

/na.i/
๐Ÿ‡ฏ๐Ÿ‡ตBahasa JepangBahasa JepangTata BahasaKata SifatNetral
Ringkasan Makna

Dalam bahasa Jepang, 'nai' (ใชใ„ / ็„กใ„) berarti 'tidak ada' atau berfungsi sebagai penanda negasi (tidak).

Penjelasan & Konteks Penggunaan

'Nai' memiliki dua fungsi utama dalam tata bahasa Jepang: pertama sebagai kata sifat-i (i-adjective) mandiri yang menyatakan ketiadaan sesuatu atau tidak memiliki benda/kualitas tertentu (kebalikan dari 'aru'); kedua sebagai sufiks pembentuk bentuk negatif untuk kata kerja dan kata sifat lainnya (contohnya 'tabenai' yang berarti 'tidak makan'). Kata ini sangat krusial dan digunakan secara luas dalam percakapan sehari-hari.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

โ€œJikan ga nai kara, isogou.โ€
โ†’Karena tidak ada waktu, mari kita bergegas.
โ€œSore wa imi ga nai.โ€
โ†’Hal itu tidak ada artinya.

Asal-usul & Konteks Budaya

Berasal dari tata bahasa Jepang klasik untuk menyatakan ketiadaan (tidak ada). Dalam percakapan santai (informal), ungkapan 'nai' sering diucapkan dengan intonasi bertanya atau kaget untuk meragukan suatu hal.

Sinonim & Kata Terkait

Lawan Kata (Antonim)

Cari Kata atau Istilah Lainnya