nasalisasi
/na.sa.li.sa.si/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaLinguistikFonologiTata BahasaNetral
Ringkasan Makna
Proses perubahan bunyi menjadi bunyi sengau dengan menurunkan langit-langit lunak sehingga udara keluar melalui rongga hidung.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Dalam linguistik, nasalisasi adalah proses fonologis di mana bunyi (biasanya vokal) diucapkan dengan aliran udara yang melewati rongga hidung. Dalam bahasa Indonesia, nasalisasi sering terjadi pada proses pembentukan kata melalui imbuhan me- atau pe- yang menyebabkan konsonan awal kata dasar luluh atau berubah menjadi bunyi nasal (sengau) seperti 'm', 'n', 'ny', atau 'ng'.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โProses nasalisasi pada kata 'tulis' menjadi 'menulis' melibatkan perubahan fonem /t/ menjadi /n/.โ
โThe process of nasalization on the word 'tulis' becoming 'menulis' involves the change of phoneme /t/ to /n/.
โVokal dalam bahasa Prancis sering mengalami nasalisasi secara fonemis.โ
โVowels in the French language often undergo phonemic nasalization.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Latin 'nasus' (hidung) melalui bahasa Belanda 'nasalisatie'. Istilah ini merupakan serapan teknis dalam bidang linguistik untuk mendeskripsikan fenomena artikulasi bunyi.