nasionalisme ekonomi
/na.si.o.na.lis.mə ɛ.ko.no.mi/
🇮🇩Bahasa IndonesiaEkonomiPolitikKebijakan PublikNetral
Ringkasan Makna
Ideologi atau kebijakan ekonomi yang memprioritaskan kepentingan domestik di atas kepentingan pasar global.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Nasionalisme ekonomi adalah serangkaian kebijakan yang dirancang untuk melindungi ekonomi dalam negeri dari persaingan asing, biasanya melalui proteksionisme, subsidi industri lokal, pembatasan impor, dan kontrol atas sumber daya strategis. Tujuannya adalah untuk mencapai kemandirian ekonomi dan memperkuat kedaulatan negara.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Pemerintah menerapkan kebijakan nasionalisme ekonomi untuk melindungi industri manufaktur lokal dari serbuan produk impor.”
→The government implemented economic nationalism policies to protect local manufacturing industries from the influx of imported products.
“Nasionalisme ekonomi sering kali memicu perdebatan mengenai efisiensi pasar dan perdagangan bebas.”
→Economic nationalism often sparks debates regarding market efficiency and free trade.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini muncul sebagai respons terhadap dominasi pasar global, sering dikaitkan dengan upaya negara-negara berkembang atau negara yang ingin memulihkan kekuatan industri domestiknya melalui intervensi negara yang kuat.