Naturdenkmal
/ˈnaːtuːɐ̯ˌdɛŋkmaːl/
🇩🇪Bahasa JermanHukumLingkunganKonservasiNetral
Ringkasan Makna
Istilah bahasa Jerman untuk monumen alam atau situs alam yang dilindungi secara hukum karena nilai ilmiah, estetika, atau sejarahnya.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Naturdenkmal merujuk pada elemen alam (seperti pohon tua yang unik, formasi batuan langka, atau mata air) yang ditetapkan oleh otoritas pemerintah sebagai objek yang dilindungi. Status ini melarang segala bentuk perusakan atau perubahan terhadap objek tersebut guna melestarikan keunikan geologis, biologis, atau nilai budayanya bagi generasi mendatang.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Die 500 Jahre alte Eiche wurde als Naturdenkmal unter Schutz gestellt.”
→Pohon ek berusia 500 tahun itu ditetapkan sebagai monumen alam di bawah perlindungan.
“Der Wasserfall gilt in dieser Region als ein bedeutendes Naturdenkmal.”
→Air terjun tersebut dianggap sebagai monumen alam yang penting di wilayah ini.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari bahasa Jerman, gabungan dari 'Natur' (alam) dan 'Denkmal' (monumen/tanda peringatan). Istilah ini pertama kali dipopulerkan oleh naturalis Alexander von Humboldt pada awal abad ke-19 untuk menekankan pentingnya melestarikan keajaiban alam sebagai warisan budaya.