ngacuhkan
/ลa.tสสh.kan/
๐ฎ๐ฉBahasa Indonesiabahasa lisanverbainformal
Ringkasan Makna
Bentuk tidak baku dari 'mengacuhkan' yang berarti memedulikan, memperhatikan, atau mengindahkan sesuatu.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'ngacuhkan' merupakan bentuk cakapan atau dialek informal dari kata dasar 'acuh' yang diberi imbuhan me-kan. Dalam penggunaan sehari-hari, kata ini sering disalahpahami oleh sebagian penutur sebagai 'mengabaikan', padahal secara etimologis dan leksikal, 'acuh' berarti peduli atau memperhatikan. Oleh karena itu, 'ngacuhkan' berarti memberikan perhatian atau memedulikan sesuatu.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โDia tidak pernah ngacuhkan nasihat orang tuanya.โ
โDia tidak pernah memedulikan nasihat orang tuanya.
โTolong ngacuhkan tamu yang baru datang itu.โ
โTolong perhatikan tamu yang baru datang itu.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari kata dasar 'acuh' yang diserap ke dalam bahasa Indonesia. Penambahan awalan 'ng-' merupakan ciri khas morfologi bahasa Indonesia informal (cakapan) yang menggantikan awalan 'me-'. Terdapat pergeseran makna semantik di masyarakat di mana kata ini sering tertukar dengan 'acuh tak acuh' (tidak peduli).