ngedheke
/ŋə.ˈðɛ.kɛ/
🇮🇩Bahasa JawaBahasa JawaSlangKata KerjaNetral
Ringkasan Makna
Bertindak atau bersikap seolah-olah menjadi orang yang kaya raya, dermawan, atau berpengaruh padahal kenyataannya tidak.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'ngedheke' berasal dari bahasa Jawa, dari akar kata 'dheke' atau merujuk pada gaya pamer kekayaan dan kemurahan hati secara berlebihan yang dibuat-buat (sok kaya atau sok dermawan). Istilah ini sering digunakan dalam percakapan informal atau pergaulan untuk menyindir seseorang yang suka berlagak royal di hadapan orang lain demi mendapat pengakuan, meskipun kondisi finansial aslinya biasa saja.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Ora usah ngedheke yen ta pamer traktir kanca-kanca, tur to aju bingung utang.”
→Tidak usah sok kaya dengan cara pamer mentraktir teman-teman, padahal nanti malah bingung berutang.
“Aja mung bisa ngedheke wae nanging aslinya kahanan ekonomi pas-pasan.”
→Jangan hanya bisa berlagak kaya saja tetapi aslinya keadaan ekonomi pas-pasan.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari kosakata tidak baku dalam bahasa Jawa ragam akrab (ngoko) yang lahir dari kebudayaan masyarakat untuk menyindir perilaku 'sok' atau berlebihan dalam menunjukkan status sosial.