ongsokan
/ษล.sษ.kan/
๐ฎ๐ฉBahasa JawaBahasa JawaKata BendaKlasikNetral
Ringkasan Makna
Ongsokan adalah istilah dalam bahasa Jawa yang merujuk pada sisa tebu setelah diperas nira atau airnya.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Kata 'ongsokan' berasal dari kosakata bahasa Jawa yang secara khusus digunakan untuk menyebut ampas atau sisa batang tebu yang telah digiling atau diperas untuk diambil air nira (cairannya) dalam proses pembuatan gula tradisional (seperti gula jawa atau gula merah). Dalam konteks pedesaan agraris, ongsokan sering dimanfaatkan kembali sebagai bahan bakar untuk tungku pembakaran atau kadang-kadang sebagai pakan ternak.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โSisa peresan tebu kuwi arane ongsokan lan bisa dienggo kayu obong.โ
โSisa perasan tebu itu namanya ongsokan dan bisa dipakai untuk kayu bakar.
โBapak numpuk ongsokan ing buritan omah kanggo masak nggawe gula.โ
โBapak menumpuk ampas tebu di belakang rumah untuk memasak membuat gula.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari tradisi pengolahan gula tebu tradisional di pedesaan Jawa (gilingan tebu tradisional), di mana setiap bagian dari tanaman tebu dimanfaatkan secara optimal tanpa terbuang.