opposita
/op.poˈsi.ta/
🏛️Bahasa LatinLatinFilsafatLogikaNetral
Ringkasan Makna
Bentuk jamak dari kata Latin oppositum, yang berarti hal-hal yang berlawanan, pertentangan, atau entitas yang saling berseberangan.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Dalam konteks logika dan filsafat Klasik serta Skolastik, 'opposita' merujuk pada konsep, kualitas, atau entitas yang saling berlawanan (seperti ada dan tiada, atau panas dan dingin). Konsep ini menjadi fondasi penting dalam pembahasan dialektika, oposisi kategoris, dan hukum-hukum logika Aristotelian mengenai kontradiksi.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Coincidentia oppositorum est principium in philosophia Nikolaus dari Kues.”
→Penyatuan hal-hal yang berlawanan merupakan prinsip dalam filsafat Nicholas dari Cusa.
“Inter opposita non datur tertium.”
→Di antara dua hal yang saling berlawanan secara mutlak, tidak ada kemungkinan ketiga.
Asal-usul & Konteks Budaya
Berasal dari kata kerja Latin 'opponere' (ob- 'melawan' + ponere 'menempatkan'). Digunakan secara meluas dalam naskah filsafat Abad Pertengahan untuk menerjemahkan karya-karya logika Aristoteles mengenai hubungan oposisi.