orang biasa-biasa
/หo.raล bi.ja.sa bi.ja.sa/
๐ฎ๐ฉBahasa IndonesiaFrasaBahasa IndonesiaSosial
Ringkasan Makna
Ungkapan untuk merujuk kepada individu yang tidak memiliki keistimewaan khusus, kekayaan luar biasa, atau kedudukan sosial yang tinggi.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Frasa 'orang biasa-biasa' digunakan dalam percakapan sehari-hari di Indonesia untuk mendeskripsikan masyarakat umum yang hidup dengan standar rata-rata, baik dari segi ekonomi, status sosial, maupun kemampuan. Frasa ini sering kali diucapkan secara rendah hati (self-deprecation) oleh seseorang untuk menunjukkan bahwa dirinya tidak lebih unggul daripada orang lain, atau digunakan secara objektif untuk membedakan kelompok masyarakat kebanyakan dari kalangan elit atau pesohor.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
โKami ini hanya orang biasa-biasa saja yang hidup pas-pasan di kota besar.โ
โKami ini hanya orang biasa saja yang hidup pas-pasan di kota besar.
โMeskipun sudah sukses, dia tetap merasa dirinya sebagai orang biasa-biasa yang tidak patut sombong.โ
โMeskipun sudah sukses, dia tetap merasa dirinya sebagai orang biasa yang tidak patut sombong.
Asal-usul & Konteks Budaya
Frasa ini terbentuk secara alami dalam struktur sosial masyarakat Indonesia untuk mengekspresikan kesetaraan atau kerendahan hati, mencerminkan nilai-nilai egalitarianisme kultural di mana seseorang enggan menonjolkan diri atau merasa lebih tinggi dari orang lain.