Orang Laut
/ˈo.raŋ laˈut/
🇮🇩Bahasa IndonesiaetnografisejarahbaharinusantaraNetral
Ringkasan Makna
Kelompok masyarakat adat nomaden laut yang secara tradisional hidup di atas perahu dan tinggal di wilayah perairan kepulauan Riau, Selat Malaka, dan sekitarnya.
Penjelasan & Konteks Penggunaan
Orang Laut adalah istilah kolektif untuk berbagai suku bangsa Austronesia yang menghuni wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Kepulauan Riau, Singapura, serta bagian selatan Semenanjung Malaya. Secara historis, mereka hidup mengandalkan perahu sebagai tempat tinggal utama dan berkehidupan dari hasil laut. Dalam sejarah maritim Nusantara, Orang Laut memiliki peran penting sebagai penjaga keamanan jalur pelayaran dan pendukung utama kekuatan maritim Kerajaan Sriwijaya, Kesultanan Melaka, dan Kesultanan Johor.
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
“Kebudayaan Orang Laut sangat erat kaitannya dengan kelestarian ekosistem pesisir dan manggrove.”
→Kebudayaan Orang Laut sangat erat kaitannya dengan kelestarian ekosistem pesisir dan manggrove.
“Dahulu, para penguasa kerajaan Melayu sangat mengandalkan kesetiaan Orang Laut untuk mengamankan Selat Malaka.”
→Dahulu, para penguasa kerajaan Melayu sangat mengandalkan kesetiaan Orang Laut untuk mengamankan Selat Malaka.
Asal-usul & Konteks Budaya
Istilah ini berasal dari sebutan historis dan etnografis bagi kelompok-kelompok penjelajah laut Austronesia di Asia Tenggara, yang sering kali juga disebut sebagai 'gipsi laut'.